FAQ

Temukan jawaban dari pertanyaan Anda di sini!

      1. Di Pengaturan menu gadget, seleksi Kode QR Aplikasi untuk dipindai dengan Android ponsel atau iPhone agar dapat mengunduh Ahad PRTE Aplikasi, atau Unduh Aplikasi.
      2. Setelah diunduh, dekatkan gadget (<50 cm) ke ponsel pintar, lalu buka Ahad PRTE Aplikasi. Jika Bluetooth tidak terhubung, akan muncul pesan untuk masuk ke Pengaturan untuk koneksi terdahulu. Selain itu, untuk Lokasi, ketuk Izinkan Saat Menggunakan App (untuk menyinkronkan Waktu dan Tanggal setempat). Setelah Bluetooth terhubung, kembali ke Ahad PRTE Aplikasi dan ketuk PRTE (kanan bawah) untuk Hubungkan lalu Pasangkan.
      3. Setelah terhubung, akan muncul pesan berkedip “Ada versi baru – Silakan klik untuk memperbarui” yang perlu diketuk. Namun, jika baterai gadget dibawah 50%, akan muncul pesan notifikasi di bagian bawah untuk mengisi ulang daya terlebih dahulu agar tidak merusak perangkat lunak. Selain itu, pastikan daya ponsel pintar tidak di bawah 20%, dan harap jangan di set ke mode hemat daya di ponsel pintar agar Bluetooth tetap terhubung meskipun screensaver mati secara otomatis selama proses pembaruan untuk menghindari kerusakan perangkat lunak pula. Kemudian, ketuk tanda centang hijau “Konfirmasi” untuk mengunduh perangkat lunak yang diperbarui, yang akan memakan waktu sekitar 5 hingga 8 menit.
      4. Setelah pembaruan selesai, ketuk OK. Kemudian, ada pesan Pengingat Ramah yang mungkin akan terlihat atau tidak, untuk masuk ke pengaturan Bluetooth. Jika terlihat lalu ketuk OK, di Bluetooth lalu pilih “Lupakan Perangkat/Lepaskan Pasangan” di PRTE hingga PRTE tidak terlihat lagi, lalu kembali ke Ahad PRTE Aplikasi dan ketuk PRTE. Namun, jika tidak melakukan sesuai pesan tersebut, kemudian akan muncul tanda silang merah (x) maka perlu masuk ke FAQ sebelum melanjutkan.
      5. Sebelum mengetuk “Hubungkan”, nyalakan kembali gadget terlebih dahulu, lalu ketuk “Kalibrasi sensor” pada layar, lalu ketuk “Ya”, setelah terkalibrasi, ketuk “Tidak”. Selanjutnya, pilih Bahasa yang diinginkan, lalu ketuk Berikutnya, pilih juga Mode yang diinginkan, lalu ketuk Berikutnya. Pada tahap ini, gadget siap disinkronkan dengan mengetuk Hubungkan lalu Pasangkan, lalu ketuk Izinkan Pemberitahuan. Selamat! Ahad PRTE Aplikasi dan gadget telah berhasil disinkronkan, yang menunjukkan bahwa Waktu dan Tanggal saat ini di gadget secara otomatis disesuaikan dengan lokasi setempat.
      6. Setelah perangkat lunak diperbarui, ketuk gadget diatas Pilih foto untuk mengubah screensaver menjadi Personal screensaver dengan 2 pilihan: Ambil Foto atau Pilih dari Album. Ketuk Izinkan Akses ke Semua Foto untuk mengakses foto dari ponsel pintar. Selain itu, terdapat 3 pengaturan durasi yang dapat dipilih dengan menggeser ke kanan atau kiri. Pengaturan ini secara otomatis menonaktifkan screensaver (s = detik) atau gadget (m = menit) sesuai preferensi pengguna. Pengaturan bawaan (default) adalah untuk menghemat baterai.
      7. Ketuk Waktu Salat untuk menyesuaikan waktu salat berdasarkan daftar instansi Pemerintah atau Organisasi Islam di negara tujuan. Jika tidak ada dalam daftar, pilih waktu salat yang serupa. Waktu salat dikomputasi menggunakan metode astronomi yang menentukan posisi matahari, terutama melalui garis bujur, garis lintang, dan deklinasi matahari, sehingga memiliki beberapa perbedaan kecil. Sebagai Catatan dalam Panduan Pengguna, disarankan untuk menunggu 10-20 menit lagi, dan pastikan dengan memeriksa kembali waktu salat di wilayah dan negara tujuan sebelum salat pertama kali.
      8. Pintar mode adalah yang paling praktis diantara 3 mode yang tersedia dimana tidak perlu memikirkan lagi untuk memilih jumlah rakaat atau tipe salat yang bisa salah pilih. Cukup nyalakan PRTE, secara otomatis akan langsung beralih ke zona waktu salat saat itu seperti Subuh, Dhuha, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya, lalu hanya ketuk Ya atau Tidak untuk Qabliyah (kecuali Dhuha).

PRTE adalah perangkat ibadah inovatif berteknologi canggih, dengan ukuran mini, sehingga praktis, dan dapat digunakan hanya dengan sentuhan telapak tangan. Fungsinya adalah membantu menghitung rakaat secara akurat, sehingga pengalaman salat akan lebih tenang dan khusyuk.

Tidak hanya itu, PRTE juga berperan sebagai tasbih digital untuk dzikir, serta dilengkapi dengan berbagai konten edukatif Islami, seperti:

Silahkan lihat [Manual Pengguna (pdf)].

  • Konsisten — didukung teknologi sensor PLSi yang memastikan hitungan selalu tepat.
  • Smart mode — hitungan otomatis untuk Qabliyah dan Ba‘diyah dari 12 Sunnah Rawatib, serta menyesuaikan secara otomatis dengan jenis salat dengan cara memindai (scan) kode QR yang ada di Pengaturan menu untuk mengunduh Ahad PRTE terlebih dahulu. Selain itu, dapat juga berfungsi untuk mengubah pabrikan screensaver ke personal screensaver seperti foto pribadi.
  • Portabel dan Praktis — berukuran mini, ringan, dan mudah dibawa kemana saja.
  • Desain Elegan — tipis, modern, dan ramah pengguna.

Ya. PRTE yang didukung dengan teknologi sensor cerdas PLSi agar memastikan akurasi dan keandalan dalam menghitung rakaat.

“Edukatif” berarti ditujukan untuk mengajar dan memberi pencerahan. Tujuan dari konten ini bukan hanya untuk dibaca atau dihafal sebagai materi pengetahuan, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai kebiasaan baik — menyebarkan kebesaran Islam dan Al-Quran yang diturunkan oleh ALLAH SWT melalui Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW.

Dikarenakan menghadap ALLAH SWT ketika salat diwajibkan untuk dalam keadaan bersih, maka diperlukan untuk menjaga muka tetap bersih dan terhindar dari tertular penyakit apabila lantai tidak terjaga dengan bersih, maupun terproteksi dari lantai yang panas atau dingin yang berlebihan. Selain itu, jika disunahkan seperti Rasulullah SAW untuk dalam keadaan wangi, maka sajadah ini dapat diberikan parfum agar tetap wangi. Untuk tambahan, terdapat saku dalam sajadah muka lipat untuk selalu menyediakan uang sedekah agar tidak terlupa untuk berbagi.

Warna yang nyaman untuk mata agar tidak silau untuk menjaga kekhusyukan dalam salat.

Warna hijau menunjukkan rakaat terakhir dari setiap salat wajib maupun sunnah, sebagai tanda bahwa salat telah selesai dengan jelas dan pasti.

Pastikanlah Ikon Saku Warna Biru (referensi Produk) atau Aktif, dan pastikanlah Mukena atau Sarung tangan tidak terlalu tebal, atau Mukena tergulung dibagian tangan pengguna, karena adanya penggunaan sensor yang harus bersentuhan. Jika tangan lembab, juga akan menyebabkan menghitung rakaat tidak konsisten.

Pastikanlah Ikon Saku Warna Hitam (referensi Produk) atau Nonaktif untuk mengurangi sensitivitas.

Tekan tombol multifungsi pada sisi kanan dua kali untuk balik ke screensaver dan pilih lagi sesuai yang diinginkan.

Harap Bluetooth terseleksi On, dan di Pengaturan dalam Aplikasi Ahad PRTE di ponsel terseleksi izinnya untuk mengakses Kamera, Foto and video, dan Lokasi. Jika masih terjadi kegagalan juga, seperti gadget elektronik lainnya, harap Ahad PRTE di reset ulang dengan mematikan (tekan tombol multifungsi selama 10 detik) kemudian menyalakan kembali untuk membersihkan memori dan cache-nya.

Setelah menghubungkan gadget ke Ahad PRTE Aplikasi, harap pastikan Waktu Mati(mnt) tidak di set ke 1 menit atau terlalu ke kiri. Sebaiknya di set ke 15-20 menit untuk menghemat baterai.

Pada rentang waktu tersebut hingga Dhuha yang lamanya sekitar 30 menit menandakan bahwa salat diharamkan.
(Catatan: Jika tidak menampilkan “Matahari terbit”, maka perlu memperbarui perangkat lunak terbaru dengan mengikuti petunjuk di Bagaimana cara mengunduh Ahad PRTE Aplikasi?).

Untuk Android ponsel, buka Pengaturan di Bluetooth, lalu di PRTE, pilih “Lupakan Perangkat/Putuskan Sambungan” untuk memutuskan koneksi. Setelah PRTE tidak terlihat lagi, kembali ke Ahad PRTE Aplikasi, dan Hubungkan kembali. Juga jika perlu, tekan Off lalu On, atau mulai ulang gadget.

Untuk iPhone, buka Pengaturan di Bluetooth, lalu di PRTE, pilih “Lupakan Perangkat Ini” untuk memutuskan koneksi. Setelah PRTE tidak terlihat lagi, kembali ke Ahad PRTE Aplikasi, dan Hubungkan kembali. Juga jika perlu, tekan Off lalu On, atau mulai ulang gadget.